A letter for you (Prologue)

Kau, setengah hidupku..
Kau, pelengkap hidupku..

Aku bahagia bisa terlahir menjadi sesorang yang mengenal mu..
Meski aku hanya bisa melihatmu dari jauh, aku tetap bahagia..

Jika aku tak pernah mengenal mu, tak akan aku merasa sebahagia ini..
Jika aku tak pernah mengenal mu, tak akan aku merasa seberuntung ini..

Ketahuilah, kau dan hanya kau yang ku jadikan kebahagian terakhir ku..
Aku simpan kebahagianku pada mu dan aku rasa itu tak salah dan aku tak akan pernah menyesal meski pada akhirnya kau tak mencintai ku..

Terimakasih telah membuat ku mengerti arti hidup, Yong Junhyung.

                                                  -Kim Hyuna-

Advertisements

I CHOOSE THE QUEEN (CHAPTER 2)

i_choose_the_queen_psd copy

DRABBEL

Cast: -SEO JOO HYUN

           -CHO KYUHYUN

   -KWON YURI 

Rate: PG

Type : Chapter

Genre: Romance

Preview Chapter

[Aku berhasil melepaskan cengkramannya di tangan ku,mendapat kesempatan aku pun segera pergi dari nya.
“SEOHYUN,LIHAT APA YANG AKAN AKU LAKUKAN SETELAH INI” Teriak Kyuhyun dari belakangku
“I’ll Wait BASTARD” Tungkas ku Aral.]

“Shit! Menyusahkan saja kau CHO KYUHYUN” Ujar ku geram atas tingkah kyuhyun. Hari ku akan menjadi kacaw karna nya.

Kulangkahkan kaki ku keluar sekolah,niatnya hari ini aku mau ke perpus untuk baca baca sekalian menenangkan pikiran ku. Tapi rencana ku batal karna si bastard yang sudah merusak mood ku.

-0-

“Annyeong aku pulang” Aku memasuki rumah dan hey kemana perginya anak manja itu? Aish Yuri jangan kau menyusahkan ku lagi,sudah cukup hari ini aku disusahkan oleh si bastard kyuhyun.

Beep. Suara klakson mobil diperbunyikan. Siapa itu?

Kubuka sedikit penutup jendela agar ku lihat siapa yang datang. Dibuka pintu mobil itu dan what the Cho kyuhyun, untuk apa dia kesini?! Dengan gerakan yang sok cool menjijikan itudia berjalan membukakan pintu sebelahnya. Cih aku muak melihatnya.

Kuabaikan saja mereka dan mulai berjalan memasuki kamar,tapi ku urungkan niatku karna kudengar suara ketukan dan aku yakin itu si bastard.

Segera ku buka pintu itu dan “Annyeong Seohyun” Sapa kyuhyun sok manis, dia tak sendiri dan ini lah anak manja yang sedari tadi ku cari cari.

“Diam kau Bastard, dan kau yuri masuk kau” Kata ku kasar, ok aku begini karna kebencian ku pada mereka yang selalu menyusahkan, ahh no kalian jangan berfikir aku cemburu melihat mereka berduaan, aku senang ya aku senang melihat kyuhyun pergi membawa yuri jauh dariku, tanpa dua kuman itu aku bisa hidup tenang dan bahagia.

“Onn-onnie mianhae tadi aku..aku tadi..”

“Aku tak menyuruhmu memberi penjelasan, aku menyuruhmu masuk” Ucap ku datar

“Kau itu kasar sekali jadi wanita, pantas saja tak ada pria yang mau dengan mu” Tungkas kyuhyun tak kalah datar.

DEG. SIALAN

“Cih.Tak usah bangga kau karna banyak wanita yang mengerubuni mu” Balasku sarkatis

“Onnie, Kyuhyun oppa akan menginap di sini untuk 1 bulan. Ummm boleh kan?” Kata yuri sambil memasang wajah penuh permohonan

“Tentu saja aku takmengijinkan kau menginjakan kaki di rumah ku ini, untuk apa kau mau tinggal disini? Bukankah kau memiliki rumah?” Tanyaku ketus

“Aku tentu memiliki rumah, bahkan lebih besar dari ini. Tapi kulihat rumah mu itu benar benar elegant dan menarik, aku jadi ingin tinggal di sini untuk sementara”  Jawab kyuhyun sembari mennyelonong masuk

“Onnie aku mohon, ijinkan Kyuhyun oppa tinggal disini” Kata Yuri. Apa yang dia lakukan, kenapa dia bersujud? Aish anak ini gila cinta hanya karna si Bastard

“Berdiri! Ok aku akan mengijinkan mu tinggal di sini sementara,kamar mu ada di..”

“Disebelah kamar onnie” Ujar Yuri dengan cepat. OH MY GOD disebelah kamarku? NO!

“Aku tak sudi kau di sebelah kamar ku, kau di kamarnya yuri saja dan kau yuri pindah ke kamar di sebelah ku” Kata ku tegas

“Onnie-ah tapi kan kau tau aku tidak bisa kalau tidak ti”

“Yayaya kau bisa tidur di sebelah kamar ku” Ucap ku memotong perkataan yuri

Kyuhyun POV

‘Rencana awal berhasil,awas kau seohyun HAHAHA’ Deham ku dalam hati

“Onnie tampak nya hari ini aku ada kerja kelompok di rumah Tiffanny, aku akan pulang besok. Bye onnie” Tanpa persetujuan dari Seohyun,yuri pun langsung lari keluar rumah. Anak pintar

Sekarang di rumah yang cukup besar ini hanya ada aku dan dia (Seohyun)

“Antarkan aku ke kamar ku” Kata ku sarkatis

“M A L A S” Jawab seohyun si cewe tengil

“Baiklah jika kau tak mau mengantarku, kalau nanti aku salah masuk kamar dan tenyata aku masuk kamar mu maka kita akan tidur bersama dan jangan salahkan aku jika nanti aku menyerang mu” Ujar ku ketus sambil menampangkan Smirk

“Hey CHO KYUHYUN, jangan kau kira aku takut jika kau akan menyerang ku.CIH” Balas Seohyun tak kalah dingin nya

“Kau yakin tak takut?” Tanya ku sambil berjalan mendekatinnya dan dengan wajah panic dia pun melangkah mundur

“Kau bilang tak takut, lalu kenapa kau berjalan mundur?” Tanya ku lagi

Seohyun POV

‘Sial! Apa yang akan dia lakukan, kenapa wajahnya horny sekali aish’ Ujar ku dalam hati

“Hello nona Seo, masih bisa bicara kah?” Tannyanya dengan wajah penuh kemenangan

Aku pun mendiamkan badan ku sembari memasang wajah dingin.

“Apa mau mu? Cepat katakan” Tanya ku ketus

“I Want you” Jawab Kyuhyun

“MWO?!” Respond ku shock, kuhajar perut nya agar dia menjauh, dan kupakai kesempatan ini untuk kabur. YA Cho Kyuhyun kau kira aku seperti wanita jalang yang sering kau temui? No No No!

“YAAAAAAAAAAAAA SEOHYUN! Argh wanita gila, tunggu pembalasanku” Teriak nya sembari menahan kesakitan

Lets’s battle Cho KyuHyun

Our Love

 

sifany

Cast: – Tiffany Hwang

   – Choi Siwon

Type : Chapter

Genre: Romance

 

 

“kakek egois,aku tidak mau diatur atur!!” Bentak ku pada kakek ku

“Tapi kau ini setiap hari keluyuran tak jelas, kesana kemari kesana kemari dan tidak jelas apa tujuan mu, mau jadi apa kau nanti jika kerjaan mu hanya hal hal yang tidak penting saja hah?” Kata kakek tak kalah keras

“Aisshhhhh, aku tidak mau punya bodyguard, aku bukan anak kecil lagi, aku sudah bisa melindungi diriku sendiri tanpa bantuan seorang bodyguard!” Bentak ku penuh amarah. Ya pasti aku marah, aku tak suka hidup ku dibatasi apalagi jika nanti aku sudah punnya bodyguard, dia pasti akan mengaturku seenaknya. AAAAAAA ANDWAE!!

Kuhentakan jalan ku menuju kamar layaknya seorang anak yang tidak dikabulkan permintaan nya. Well yeah aku memang childish. Ohyeah sudahkah kalian mengenalku? Aku Tiffany, seorang anak orang kaya tentunya. Aku memang kaya harta tapi aku tak pernah merasakan kebahagiaan, apa itu kebahagiaan? Apakah sebuah barang dengan harga bermiliaran? Atau sebuah makanan? Okay aneh memang jika aku tak tau apaitu bahagia, jelas aku tidak tau, bahagaia saja aku tak pernah lalu bagaimana bisa aku mengetahui apa itu bahagia dan kebahagiaan.

 

Author POV

Choi  Siwon seorang detective korea terbaik tak pernah melalaikan tugas nya dan selalu berhasil dalam mission apapun. Itu bagus bukan?  Yeah bagus bagi karir nya tapi setiap orang pasti ada kekurangan, yeah Siwon kekurangan senyum yang artinya dia jarang senyum dan orangnya sangat arogant. Dia termasuk orang terkaya ke – 10 di korea.

“Choi Siwon kau dapat tugas selama 2 tahun, ini tidak perlu senjata kau hanya perlu persiapkan mental karna kau akan berpapasan dengan seorang wanita manja dan tak mau diatur.” Ujar bos Siwon

“Ne. kapan?”Tannya siwon

“Malam ini juga” Sahut sang bos

“Baiklah, aku sudah tau tempatnya dan aku akan kesana sekarang” Ujar siwon tanpa basa basi dan langsung bergegas pergi ke lokasi dengan menggunakan mobil lamborgin hitam yang dia miliki.

Takperlu waktu lama untuk sampai di lokasi.

Siwon pun masuk ke dalam gerbang rumah megah itu. Dibukalah pintu itu oleh 2 maid dengan seragam yang senada.

“Ayeonghaseo tuan Choi, anda sudah di tunggu di ruang tamu, mari saya antar” Ujar seorang maid dengan sangat sopan

“Ne” Jawab Siwon singkat

Kalau disuruh menilai seberapa mewah rumah itu,siwon akan menjawab B+, jika kalian tanya kenapa, siwon akan menjawab ‘Aku bisa membuat rumah lebih mewah dari rumah ini’ sekali dia memecahkan/menyelesaikan masalah dia akan mendapatkan uang ber milyar milyar, itu sangat bagus bukan?

 

Siwon POV

 

Aku diantar ke ruang tamu itu,dan aku mengakui rumahnya memang besar tapi aku bisa membuat rumah lebih besar dari ini.

Sampai ku di ruang tamu kulihat sekumpulan orang memakai baju yang senada dengan maid yang tadi membuka kan pintu, sebanyak itu kah maid nya? Jika di hitung maid nya ada 112 orang. Dan mataku terturu pada gadis berambut cukup panjang dengan wajah dingin dan judes menatap ku penuh kebencian dan di sebelahnya ada seorang pria paruh baya.

“Ahh Tuan Choi Siwon, Detektif terhebat di korea dan pribadi yang sangat baik. Senang bertemu dengan anda, terima kasih banyak sudah mau menandatangani kontrak itu, mari silahkan duduk” Ujar Pria paruh baya itu dengan berwibawa

Aku tak menjawab sama sekali dan hanya memberikan anggukan lalu duduk tepat di depan wanita yang tatapannya dingin dan judes itu.

“Okay Fanny ini Choi Siwon, ini bodyguard mu selama 2 tahun kedepan.” Kata sang kakek dan wanita yang di panggil fanny itu hanya diam sambil mengepalkan tangan nya, ohh God apa dia membenci kehadiran ku ini? Aku tak perduli dia benci atau suka padaku, aku hanya akan melakukan tugas ku sesuai yang diperintahkan.

“Nona siapa nama mu?” Tanya ku sopan

“Stephany Hwang tapi kau bisa memanggil ku dengan TIFFANY” Jawabnya penuh penekanan di setiap kata kata yang dia ucapkan. Pantas saja kakek tua ini menyuruhku, wanita tengil seperti ini hanya butuh beberapa hari untuk ku selesaikan.

Sebaiknya ku deskripsikan Tiffany itu, dia memiliki nice body tapi sifatnya itu selalu menbuat jengkel, menyukai shopping, dan apapun yang bersifat glamour, tak aneh untuk seorang wanita jika seperti itu

“Iya Choi Siwon, aku rasa kau harus sekamar dengan Tiffany,kamar tiffa-“

“MWO? APA APA AN INI, AKU TIDAK MAU SEKAMAR DENGAN PRIA SANGAR INI!!” Kata tiffany dan kupandangi dia dengan tatapan dingin ku, tak mau kalah dia pun menatapku juga dengan tatapan  dingin

“Tiffany jaga ucapan mu, keputusan kakek tak bisa di ganggu gugat dan lagi pula kamarmu itu sangat luas,bahkan 100 orang pun bisa masuk kesana” Gertak sang kakek

“Ishh menyebalkan, dia itu pria dan aku wanita. Tidak seharusnya wanita dan pria satu ka-“

“Tenang nona aku tak akan berbuat macam macam” Kata ku sambil berdiri dan membungkukan badan 90 derajat, berlagak sopan

“AISSSHHHHH!!” Ku rasa Nona Hwang sudah mulai kesal dan beranjak dari sofa dan aku yakin dia menuju kamarnya.

“Ahhh sudah lupakan saja, okay tuan Siwon silahkan kau sekarang bisa ke kamar Tiffany, semua perlengkapan mu sudah kusiapkan dikamar nya Tiffany. Ohiya untuk besok sampai 2 bulan kedepan aku akan pergi ke London untuk urusan bisnis, Tiffany aku serahkan pada mu, jaga  dia baik baik, lakukan tugasmu dengan benar, aku kembali kesini kuharap dia bisa menjadi lebih baik” Ujar Sang kakek Hwang sedikit berbisik

“Siap Tuag Hwang” Balasku penuh dengan rasa pengabdian.

 

Tiffany POV

 

Aku beranjak dari ruang tamu ke kamar ku, sialan kau Choi Siwon!! MATI KAU!!

“Oh God help me please, keluarkan pria bernama Choi Siwon itu dari rumah ku” Dehamku sendiri  sambil memohon mohon

-Cklek-

Kenop pintu ku terbuka dan aku tau siapa dia, yayaya itu Choi Siwon si Pria sok Jago dan sok ganteng!! Ganteng? Cuih.

“Anyeonghaeseo aggashi iji-“

“NE!” Kataku penuh dengan Powerful. Langsung saja kurebahkan badan ku ini sambil menutup keseluruhan badan ku dengan selimut.

“Jangan bertingkah manja, aku benci wanita manja” Ujar siwon tegas

Kubuka selimut yang menutupi tubuh ku itu, ku ubah posisi ku yang semula terlentang menjadi duduk dan mataku tertuju kearahnya

“Siapa yang kau bilang manja? Aku? Aku akan bertingkah lebih buruk dari ini, aku bisa melakukan hal apapun termasuk mengeluarkan mu dari rumah ku ini, jadi jangan pernah kau ber urusan dengan ku” Jawab ku tak kalah tegas, tampaknya siwon mulai jengkel dengan perkataan ku, but who’s care?

Dia mendekatkan tangannya pada wajah ku, apa yang akan dia lakukan?

“Berani kau menyentuh ku, ku bunuh kau” Kataku kasar, tapi berhasil mengehenikan tangan nya yang akan menyentuh wajahku

Apa sebenarnya yang ada di fikiran pria brengsek ini? Kenapa dia tersenyum? Apa dia fikir senyumnya menarik?

“Aggashi” Panggilnya sambil menyeringai dan mulai mendekatkan wajahnya pada wajah ku, semakin lama nafasnya semakin terasa oleh ku, god save me please. Segera kupalingkan wajah ku kesamping agar tak melihat wajahnya.

Selama beberapa menit ini posisi nya tetap dekat, bahkan sangat dekat dengan ku, aku bungkam? Tentu saja, di mengunciku disetiap sisi alhasil aku takbisa kemana pun, jantung ku berdetak semakin kencang. Taklama kemudian…. Bibirnya berada 1,5 cm di telinga ku

“Aggashi” Ucapnya lagi, bulu tengkuk ku mulai bangun, apa yang sebenarnya dia lakukan

“Menjauh dari-“

“Aggashi” Ucapnya lagi sempat memotong kalimat yang akan ku katakan

“Mwo?” Kujawab dengan nada yang bergetar

“Aku punya peraturan dan kekuasaan atas kau aggashi” Jawabnya, apa maksud perkataannya itu, sungguh aku tak mengerti

“Arraseo aggashi?” Tanya nya lagi, dan dia mengecup pipi ku. BRENGSEK KAU SIWON!

WHAT YOU WANT HUH? [CHAPTER 6] (FINAL CHAPTER)

 

What you want? Huh? (Chapter6)


Cast: -Kim Hyuna 4Minute

              -Yong Junhyung B2ST

Goo Hara 

 Rate: NC 17 + PG

Type : Chapter

Genre: Romance,kekerasan

Preview Chapter

[“Hyuna-ah apa kau mencintai ku?” Tanya junhyung tiba-tiba
“Iya,aku sangat sangat mencintaimu Junhyung. Bahkan cinta mu itu bisa membunuhku Junhyung hahaha itu lucu sekali” Kata Ku seperti seseorang yang putus asa.
“Kalau begitu mari kita menikah” Kata Junhyung lantang]

‘DEG’

“Hah? Menikah? Hahaha lelucon mu itu sudah tak berpengaruh bagi kesehatan  ku dan-“

“Aku serius Hyuna!” Tegas Junhyung. Kubangun dari posisi tidurku dan sekarang menjadi duduk menghadap Junhyung,menatap lekat mata hitam kecoklatannya.

“KAU KIRA AKU MAU MENIKAH JIKA KAU MASIH MENCINTAI HARA HUH? KAU KIRA AKU WANITA YANG SUKA JIKA NANTINYA MELIHAT SUAMI YANG DI CINTAINYA TERNYATA MENCINTAI ORANG LAIN?” Bentak ku yang sudah mulai Frustasi

“AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA”  Teriak ku sambil mengacak ngacak rambutku sendiri

“HYUNA!” Gertak Junhyung sambil menggoyang goyangkan bahu ku.

Author POV

Junhyung bingung,apakah dia harus bilang pada Hyuna bahwa dia dan Hara hanya bersandiwara. Tapi Junhyung masih ingin mengetahui seberapa jauh cinta Hyuna.

“BUNUH SAJA AKU JUNHYUNG,BUNUH SAJA!!” Teriak Hyuna dan sudah mulai tak bisa mengontrol diri

“Sejak kapan kau menjadi wanita yang cepat putus asa seperti ini?”Tanya Junhyung datar dan berhasil memberhentikan teriakan Hyuna. Sekarang Hyuna menatap Junhyung aneh sambil menitikan air matanya.

“SEJAK KAU MERASUKI KEHIDUPANKU DAN MENGOYAK-NGOYAK KEHIDUPAN KU DENGAN CINTA PALSU MU ITU!!” Kata Hyuna penuh penekanan di setiap kata-kata yang dia ucapkan.

“Persetanan” Ujar Junhyung lalu mendorong Hyuna ketempat tidur,menindihnya lalu mendaratkan ciuman kasar di bibir Hyuna. Junhyung meneroboskan lidahnya ke mulut Hyuna,digigitnya bibir bahawah Hyuna,terasa asin saat mereka berciuman itu dikarnakan Hyuna yang terus menerus menitikan air mata.

Hyuna terus meronta ronta dalam dekapan Junhyung,Hyuna memang menginginkan ciuman ini tapi dia tak mau jika semakin terbuai dalam cinta palsu yang Junhyung berikan,sudah cukup semua omong kosong yang Junhyung berikan.

“Lep..hmmppp..pashhh” Rontaan demi rontaan dikeluarkan namun tak menghasilkan apa apa. Junhyung pun tampak mulai geram dan diberhentikannya ciuman itu.

“WAE? APA KAU TAK MENCINTAIKU SAMA SEKALI HUH?” Teriak Junhyung yang tepat di depan wajah Hyuna.

“AKU YANG SEHARUS NYA BERTANNYA SEPERTI ITU. KENAPA KAU SELALU MEMONOPOLI ISI OTAK KU HUH? KAU MAU MENGHANCURKAN HIDUP KU KAH? WHAT YOU WANT HUH?” Serobot Hyuna yang tak kalah teriakannya

“SEBERAPA BESAR CINTAMU PADA KU?” Tanya Junhyung dan berhasil membuat Hyuna cengo seketika

“CIH!! KAU TAU SEBERAPA BANYAK SAMUDRA YANG ADA DI DUNIA INI? JIKA SEMUA NYA DI PERSATUKAN APA KAU BISA MENGHITUNG SEBERAPA BESARNYA SAMUDRA ITU? AKU RASA KAU TIDAK BISA MENGHITUNGNYA,DAN AKU MENDESKRIPSIKAN CINTA KU PADAMU ITU SEBESAR SAMUDRA YANG DI PERSATUKAN ITU DAN TERLALU SUSAH UNTUK DIUNGKAPKAN” Hantam Hyuna meluapkan seluruh emosinya

“DAN DENGAN MUDAHNYA KAU MEMBUAT AIR SAMUDRA YANG TENANG ITU MENJADI KACAU,SEPERTI KAU YANG MENGACAUKAN HIDUPKU!!” Sambung Hyuna

“Kenapa kau selalu membohongi perasaan mu sendiri? Kenapa tak dari dulu saja kau mengakui ini?” Tanya Junhyung datar

“KARNA KAU SELALU MENGANGGAP BAHWA AKU INI MUSUH MU!!” Ceecar Hyuna tak henti hentinya

Junhyung pun meninggalkan ku yang sedang terkapar sedih. Pergi entah kemana dan aku yakin dia pergi ke Hara. BASTARD!!

Author POV

Junhyung pun meninggalkan Hyuna yang sedang terkapar sedih. Pergi ke sebuah tempat untuk merenung.

“Hyuna-ya Mianhae” Deham Junhyung

-Next Day

“Annyeong Omma,emm aku mau membatalkan per-“
“Tutup mulut mu Hyuna” Bentak Junhyung yang memotong perbincangan antara Hyuna dan ibunya. Junhyung pun merebut telepon yang di pegang Hyuna

“Annyeong,bagaimana kabar Ajjuma di miami? Ajjuma aku ingin pernikahan ku dengan Hyuna di percepat” Ujar Junhyung,Hyuna membesarkan matanya seketika.

“Ahh tentu tentu” Sahut ibu nya Hyuna dalam telpon

“Kalau begitu aku tutup ya telpon nya,bye bye ajjumha semoga hari mu menyenangkan” Kata Junhyung ramah lalu menekan tombol untuk mematikan sambungan nya.

“Kenapa kau mau membatalkan pernikahan kita?” Kata Junhyung datar sambil terus berjalan mendekati Hyuna,tapi hyuna terus menerus mundur hingga memasuki kamar Junhyung.

‘JACKPOT’ Deham Junhyung dalam Hati. Dikuncinya kamar itu dengan segera sehingga hanya mereka berdua yang ada dikamar Junhyung.

Junhyung pun masih tetap berjalan kearah Hyuna dan Hyuna pun masih tetap berjalan mundur tapi jalan mudur itu pun terhentikan karna akhirnya Hyuna menabrak dinding di belakangnya dan tak tau mau menghindar kemana lagi.

“Kau mau kemana lagi KIM HYUNA,kau mau membatalkan pernikahan kita. NO NO NO!! Karna sebentar lagi aku akan menjadikan kau miliku selamanya” Ujar Junhyung sembari mengeluarkan smirk.

“Jangan katakan apapun,hara ada di atas silahkan kau pergi keatas” Sahut Hyuna datar sambil mendorong dada bidang Junhyung dan berniat pergi jika saja tangan Junhyung tidak menarik tangannya,dan sekarang Hyuna ada dalam posisi yang parah. Junhyung berada sangat sangat dekat dengan tubuhnya bahkan jika sedikit saja Hyuna bergerak bibir mereka akan bersentuhan.

“Mau kemana Nona manis” Goda Junhyung yang tangan nya sudah tidak bisa diam lagi,tangannya sudah ada di depan payudara Hyuna.

“Minggir kau atau k-“

“Apa huh?” Sekali lagi Junhyung menggoda Hyuna. Dijilatnya permukaan bibir Hyuna dengan gencar.

“Ya!! Apa yang kau lakukan? Lepaskan ikatan ini!!” Junhyung mengikat tangan Hyuna tanpa sepengetahuannya. Dilemparnya Hyuna pada tempat tidur berukuran king size,ditindihnya lalu dirobeknya semua pakian Hyuna tanpa berfikir panjaang.

“YA!! YONG JUNHYUNG!!” Teriak Hyuna Shock

“Ya sayang,eumm..tampak nya payudara mu sudah mulai membesar,tak sia sia ya aku meremas nya setiap kau tidur” Lantang Junhyung membuat Hyuna terkaget kaget

“Jadi Kau!! AAAAAAAAAAAAAA!!” Teriak Hyuna lagi dan lagi

“Sssttt sayang tenang” Junhyung mulai membuat Hyuna full naked. Dijilatnya nipple Hyuna dengan penuh nafsu.

Hyuna terus menggigit bibir nya agar desahannya tak keluar. “Chagi kenapa kau menahan desahanmu terus,keluarkanlah” Junhyung mulai dikuasai nafsu,Hyuna tak bisa berbuat apa apa karna tangannya diikat kuat oleh Junhyung.

Dilebarkannya selangkangan Hyuna dan akhirnya memperlihatkan Vagina merah merona yang dicari Junhyung. Diciumnya vagina Hyuna oleh Junhyung,dijilat dengan perlahan agar menimbulkan kenikmatan yang tiada tara. “Shhh..eummm” Hyuna sudah mulai tak kuasa menahan desahannya.

Junhyung meniup hole Hyuna dan Hyuna pun menggeliat kegelian atas apa yang dilakukan Junhyung.

“Bagaimana jika kita bermain dengan vagina mu dulu,akurasa itu lebih baik” Kata Junhyung mulai memainkan Vagina Hyuna dengan tangannya. Junhyung membuka vagina Hyuna dengan kedua jarinya dan melihat klitoris Hyuna yang menggiurkan,tanpa berlama lagi di gosoknya dengan jari tengah klitoris Hyuna dan menimbulkan erangan kecil dari bibir Hyuna.

Junhyungmengusap-ngusapklitorisHyuna, sambilsesekalimenariknyapelan.Junhyungmempercepatusapannya. Junhyungdapatmerasakan vagina Hyuna yang mulaibasah, melumurijari-jaritangannya

“mhhh~ hentikan Junhyung ahhhmm shhh~” Desah Hyuna semakin keras karna sekarang Junhyung memasukan jari tengahnya kedalam hole Hyuna dan bahkan sekarang Junhyung memasukan 3 jarinya kedalam hole Hyuna.

“Stop emmhh~lepassshhhh kannahhh ikatanssss iniahhh” Cecar Hyuna tak jelas.

Junhyung mulai melucuti semua pakaian yang dipakainya  dan sekarang kedua nya telanjang bulat. Hyuna melihat Junior Junhyung yang sangat menegang. Hyuna mencari kesempatan,ditendangnya perut Junhyung dengan kakinya lalu dia bangun dan berlari kearah pintu dengan keadaan telanjang dan tangan terikat tapi tak secepat itu karna Junhyung sudah menariknya lagi dan menyudutkannya ketembok.

“Kau mau kita melakukannya sambil berdiri kah sayang?” Tanya Junhyung dengan smirk nya dan memasukan 3 jarinya lagi ke hole Hyuna.

“Lepaskan aku Junhyung,aku tak mau jika nantinya kau tak bertanggung jawab atas hal ini” Gencar Hyuna dan matanya sudah mulai memanas. Tapi Junhyung tak memperdulikannya dan malah memaju mundurkan ketiga jarinya di Hole hyuna.

“Sepertinnya pemanasannya sudah cukup,kita mulai ke permainan inti ya sayang” Ujar Junhyung terus memaju mundurkan jarinya dan mulai mengecup bibir Hyuna,berusaha menautkan lidahnya tapi Hyuna hanya berdiam. Menangis.

Diangkatnya kaki kanan Hyuna dan Junhyung mulai menggesek-gesekkan pennisnya di depan vagina Hyuna. Dimasukannya juniornya dengan cepat dan sedikit kasar kedalam hole Hyuna. Hyuna menjerit saat vagina nya dipenuhi penis Junhyung.

“Ashhh..ahhh..ohhhh” Desah Hyuna. Junhyung terus memaju mundurkan Juniornya dengan ritme yang kasar,terus menerus Junhyung menyodok hole Hyuna membuat Hyuna lesu seketika,tangan Junhyung sudah mulai gatal dan sekarang meremas payudara Hyuna,memainkan nipple Hyuna dengan jarinya.

Hyuna POV

Shit! Dia memasukan Juniornya,kuakui ini nikmat tapi aku tak boleh semakin tergoda.

“Ahhsss..aahhh” Desahku,ingin kulepas ikatan tangan ini tapi tak bisa sama sekali tak bisa.

Dia terus mempermainkan payudara ku. Dihisapnya payudaraku dan itu mebuat payudara ku menjadi pink merona. Kaki ku sudah mulai lemas dan tak bisa menopang tubuhku lagi,aku melorot tapi dia menahan ku dan menggendongku,merebahkan ku di kasur tanpa melepas kontak diantara kita.

Posisinya sekarang adalah dia menindihku tanpa melepaskan tangan ku yang masih terikat. Dia terus menggenjot juniornya di dalam Hole ku. “Ahhhh..shhittt honey,ini sungguh nikmathhh” Desah Junhyung dan kurasakan Junior Junhyung berkedut.

“Aku keluar kan di dalam sayang” Ujar Junhyung

“Janga! Jangan! Jangan didalammm-“

-Crot

Aku terlambat,dia berorgasme di rahim ku untuk yang ke 2 kalinya. Tamatlah riwayatku.

“AAAAAAAAAAAAAAAAA” Aku berteriak tapi tak lantang karna akhirnya dia memasukan lidahnya kedalam mulut ku.

Aku menggoyangkan badan ku kekiri kekanan berniat memberontak tapi dia menahanku terus dan bahkan dia belum mengeluarkan Juniornya di dalam hole ku.

“Kau kenapa sayang? Ada yang salah?” Tanya Junhyung santai sambil menjilat jilat payudara ku.

“Bagaimana jika aku hamil? Apa kau akan bertanggung jawab? Bajingan kau!!” Teriak ku hampir gila

“Ya kau gugurkan saja kandungan itu” Jawabnya santai masih terus menjilat nipple ku.

“Segampang itu kah kau mengatakannya? BASTARD!!” Teriakku lagi

“yaitu memang hal yang gampang,nanti akan ku carikan dokter yang paling bagus” Ujar Si Bajingan yang tepat di depan ku.

“Lepaskan aku sekarang Juga,aku mohon” Lirih ku memohon

Junhyung POV

Kuputuskan untuk tetap menjalani sandiwara ini. Aku hanya berbohong saat menyuruhya untuk menggugurkan kandungannya jika dia hamil. Aku akan menikahinya!!

Hyuna POV

Akhirnya Junhyung melepaskan ikatan yang ada di tanganku ini tapi tidak dengan yang di bawah,Junhyung belum melepaskan Juniornya yang ada di dalam hole ku.

Oh Tuhan,kenapa hidup ku seperti ini,terikat dalam cintanya,masuk dalam perangkapnya,dan kenapa dia tak pernah menyadari bahwa aku mencintainya,tapi sekarang dia tak mau menanggung apa yang telah ia lakukan.

Tanpa terasa aku meneteskan airmata ku,tetes demi tetes ku keluarkan dan kurasakan sesuatu yang hangat terasa di pipi ku. Lidah Junhyung menjilat airmata ku.

“Kenapa sayang? Kau belum puas? Mau dilanjutkan permainan ini?” Tanya Junhyung tenang

Aku mendorong dada bidang nya dan terlepaslah juniornya,aku menyelimuti tubuh polos ku ini. Aku berjalan menuju kamar mandi yang ada di dalam kamar Junhyung. Mulai menyalakan Shower dan duduk di bawah gemercikan air itu. Aku sengaja karna aku ingin membuat diriku mati!!

Aku rasa sudah 1 jam aku berdiam di bawah gemercik air ini. Kupandangi diriku di depan kaca,kulihat bibir ku putih bahkan sangat putih. Wajah ku pucat tampak seperti orang tak bernyawa.

-Brak

“APA YANG KAU LAKUKAN!!” Teriak Junhyung yang sudah menggunakan pakian lengkap

Junhyung menarik ku,lalu menggendong ku ke kasur nya.

“APALAGI INI? MAU MEMBUAT HAL SEPERTI KEMARIN LAGI HUH?!” Teriak Junhyung seperti orang khawatir

“Aku hanya mau bunuh diri,jadi nanti kau tak perlu mengeluarkan uang untuk mencari dokter yang paling bagus untuk menggugurkan kandungan ku ini” Kataku sambil tersenyum

-Plak

Junhyung,dia menamparku sampai aku mengeluarkan darah di hidungku LAGI.

Junhyung dengan cepat memkaikan aku pakaian lalu membawaku pergi entah kemana,tapi darah di hidungku ini terus mengalir. Dan akhirnya aku berhenti di Rumah Sakit. Aku dirawat.

Jarum Infus itu menusuk menembus kulit ku dan itu sungguh menyakitkan. Dokter dan suster pun akhirnya keluar dari ruangan ku dan sekarang hanya aku dan Junhyung yang ada di ruangan ini.

Junhyung menatap ku tajam dan aku tak memalingkan tatapannya,aku pun balas menatapnya. Junhyung berjalan kearahku. “Junhyung sepertinya kita salah,harus nya kita ada di dokter kandungan untuk menggugu-“

“Diam kau!!” Tegas Junhyung

“Wae? Apa aku salah? Bukankah kau yang menyuruh ku untuk- hoek” Aku berlari menuju kamar mandi dan muntah. Aku yakin aku hamil karna dia sudah menyetubuhiku 2 kali. Aku keluar kamar mandi dan melihat raut wajahnya yang tampak cemas dan aku rasa dia bukan mencemaskan ku melainkan mencemaskan Hara yang sedang ada dirumah sendiri. Kubaringkan lagi badan ku di kasur rumah sakit itu.

-Keesokan Hari

Matahari menembus jendela merasuki pori pori ku dan menyapa ku hangat. Kulihat Junhyung tertidur di sofa sebela kasur ku. Hey kenapa dia ada di sini.

Kulepaskan infus yang menembus permukaan kulit ku ini,berjalan keluar kamar dan aku berjalan ke dokter kandungan. Aku diperiksa.

“Nona selamat anda hamil,kandungan ini sudah 1 minggu” UjarDokter memberi ku selamat dan memberi ku surat,aku hanya tersenyum pahit.

Aku berjalan sempoyongan kearah kamar ku. “Darimana saja kau? Kenapa kau lepaskan infus ini kau bisa-“

Kutunjukan surat nya dan dia berhenti mengomel pada ku. Di bukannya surat itu kuperhatikan mimik wajahnya yang berubah menjadi shock.

“Aku akan gugurkan sekarang juga” Kataku tersenyum lalu berjalan keluar,kembali pergi kedokter kandungan itu.

“Dokter aku datang lagi,aku mau kau gugurkan anak yang kukandung ini sekarang juga” Ujar Ku pahit

“Ta..tapi kan kandungan mu baru berusia 1 minggu,jika kau gugurkan maka nyawamu susah untuk tertolong” Ujar sang Dokter ragu ragu

“Aku rasa itu lebih baik,ayo lakukan sekarang” Kata ku tanpa berfikir panjang.

Junhyung dengan kasarnya dia menariku keluar dari ruangan dokter itu,membawa ku kemobil nya dan aku tak tau setelah ini dia akan membawaku kemanalagi.

Pohon,dia membawaku ke pohon itu? Untuk apa?!

“Turun” Ujar Junhyung datar. Aku keluar dengan gerak lambat karna kondisiku sedang lemah,tapi Junhyung menariku kasar dengan gerak cepat.

“Jun-ah appo” Rintih ku karna dia mengeratkan pegangannya tepat pada bekas infusan itu.

Dia mendorongku dengan kasar pada permukaan pohon itu. “Ada apa? Bukan kah tadi itu yang kau mau,mengugurkan kandungan ini,mari kita pergi kedokter itu lagi” Kataku lembut tapi Junhyung tak merespond dan hanya mendorong ku yang akan kembali pergi.

Hara datang,untuk apa dia kesini apa dia mau menghina ku?!

“Hara aku rasa semua kata kata mu benar,Junhyung akan bersama mu selamanya dan Junhyung akan mencintaimu selama nya. Aku hamil dan aku akan segera mengugurkannya,tadi dokter bilang jika aku mengugur kan nya aku tak akan terselamatkan itu berarti aku mati,dan Junhyung akan bersama mu selamanya. Oiya Junhyung aku cukup senang selama ini bisa mencintaimu meski kau hanya mempermainkanku,jaga diri kalian baik baik ya. Selamat tinggal” Kata Ku ramah dan penuh senyum,aku berjalan 1 langkah 2 langkah. Hara memegang pergelangan tangan ku.

“Ada apa hara?” Kata ku halus. Hara menangis.

“Wae? Uljima hara” Kataku sambil mengelus puncuk kepala hara

“Akuu..aku dan Junhyung sebenarnya hanya bersandiwara. Semuanya tak benar,aku bukan pacar Junhyung,aku..akuu hanyalah Saudara nya,aku tak bohong,Onnie mianhae aku dan Junhyung oppa hanya me-ngetes seberapa besarkah cinta mu pada Junhyung oppa” Ujar Hara sambil menangis. Apa apa yang dia katakan? Jadi semua ini hanyalah sandiwara.

“Kalian semua membohongi ku” Kataku mulai menitikan airmata

“Ne! Aku dan hara hanya sandiwara,aku hanya ingin kau menghilangkan gengsi mu dan aku hanya ingin kau mengakui kalau kau mencintaiku,tapi aku tak berfikir jika akhirnya kau berniat untuk mengakhiri hidup mu” Kata Junhyung mulai mendekat kearah ku,Hara pun pergi menginggalkan kami berdua.

“Kau Junhyung!! Apa kau mencintaiku?” Tanya ku sambil tetap menangis

“Aku tidak mencintaimu tapi aku SANGAT MENCINTAI KIM HYUNA” Ujar Junhyung

“Lalu kandungan ku? Apa kau masih tetap menyuruh ku mengugurkannya?” Tanya ku lirih

“Tentu saja tidak,ingat 1 minggu lagi kita akan menikah mana mungkin aku mau melepaskan seorang KIM HYUNA” Kata Junhyung sambil memeluk ku

“SARANGHAE KIM HYUNA” Teriak Junhyung

“NADO SARANGHAR YONG JUNHYUNG” Ucap ku sambil tetap menangis tapi kali ini aku menangis bahagia.

“BE MINE?” Tanya Junhyung mengeluarkan Cincin

“NE!!” Jawabku mantap

Prok prok prok

Tepuk tangan riuh banyak orang. Ternyata ada Omma – Appa ku dan ada Omma – Appa nya Junhyung juga.

“Omma – Appa bukankah kalian ada dia miami?” Tanyaku bingung

“Kita tidak ke miami” Jawab Omma tersenyum bahagia

“Ini bagian dari sandiwara ku juga sayang” Ucap Junhyung. Junhyung memegang wajahku. Mencium ku dengan tulus,kubalas ciumannya dengan tulus juga. Dan semua nya bertepuk tangan. Terima Kasih Tuhan^^

-The End

-Yang sudi comment silangkan comment^^~
-Pokoknya jangan lupa Read+Like+Comment+Kriting dan Saran^^♥

WHAT YOU WANT HUH? [CHAPTER 5] (CHAPTER)

         

What you want? Huh? (Chapter5)


Cast: -Kim Hyuna 4Minute

              -Yong Junhyung B2ST

Goo Hara 

 Jang Hyunseung

Rate: NC 19 + PG

Type : Chapter

Genre: Romance,kekerasan

Preview Chapter

[Tanpa menjawab Junhyung menarik kasar tanganku,menariku masuk kedalam rumah lalu mengncinya,dan sekarang menariku kedalam kamar lalu mengunci kamarnya dan melemparku ke tempat tidur lalu menindihku.
“Kau ingat apa yang aku katakan? Kau akan tau akibatnya”
“Mi..mianhae Jun aku han-“
“mpphhhhh”] Continue reading

WHAT YOU WANT HUH? [CHAPTER 4] (CHAPTER)


What you want? Huh? (Chapter4)


Cast: -Kim Hyuna 4Minute

              -Yong Junhyung B2ST 

Rate: PG 

Type : Chapter

Genre: Romance,kekerasan

Perview Chapter

[“Tunjukan kalau kau mencintai ku” Kata Junhyung dengan wajah evil nya,ahhh apa yang harus ku lakukan? Haruskah aku melakukan nya,kenapa aku tampak seperti wanita murahan begini,tapi aku benar benar mencintai nya,tapi apa yang harus kulakukan sekarang?]

Hyuna POV

Dengan memberanikan diri aku membuka vagina dan payudara ku yang tadi ku tutupi dengan kedua tangan ku. Dengan ragu ku lingkarkan tangan ku di pundak junhyung lalu mendekatkan bibir ku ke bibir junhyung.

Kudiamkan bibir ku di bibir junhyung tanpa menggerakan nya. Tiba tiba junhyung menggosok gosok kan telapak tangan nya ke vagina ku dan tak dapat ku sembunyikan,itu terasa nikmat.

“Jun..hmmm..hyunggnggmm..ahhh” Desah ku di sela sela ciuman polos kami. Aku melepaskan ciuman polos kami,lalu memeluk junhyung erat erat sambil menggelinjang karna junhyung terus saja memain kan vagina ku di bawah sana.

Junhyung melepaskan pelukan kami dengan tangan kanan nya,karna tangan kiri nya sibuk memainkan vagina ku. Lidah nya menjilat bibir ku dengan lihai sekali. Tangan kiri nya sudah selesai mempermain kan miss v ku lalu sekarang kedua tangan nya menahan kedua tangan ku ke tembok. Dia menggesek gesek kan junior yang sudah menegang  nya yang masih terbalut celana tidur ke vagina ku yang sudah tak tertutup apapun.

“ahh..ahh..amm..shhh..smmmhh” desah ku tak karuan karna perlakuannya yang menyiksa rasa nafsu ku.

“kenapa kau tak merelakan ini dari dulu”Kata junhyung di saat permainan ini mulai panas

“M…ooohhhhh…llaaaa..sshhhaahhh…mmmhhhh” Desah ku tak karuan

Ting..Tong

Bel rumah Junhyung berbunyi. Sontak aku mendorong Junhyung,akupun langsung memunguti pakaian ku dan segera memakai nya,aku yakin pasti pipi ku merah merona.Arrrgghhh!!

“Buka sana!!” Suruh junhyung dengan nada nya yang dingin

Tanpa menjawab,aku pun segera keluar kamar dan membuka pintu. Dan kulihat wanita yang tak asing lagi,yah dia pacar Junhyung,kalian pasti tau kalau wanita itu adalah Hara..

“LAMA SEKAL SIH!!” Bentak Hara keras padaku

“YA!! Jangan membentak ku,masih untung kubukakan pintu” Kata ku sambil mendelek kan mata ku

“Mana Pacar ku?” Tanya nya sinis

“Aku tak tau,dia sudah pergi sejam yang lalu ke supermarket” Jawabku berbohong dan tentu tak kalah sinis darinya

“Siapa yang kau bilang pergi?” Kata sesorang  dengan datar di belakangku dan aku yakin itu Junhyung,Ahhh hancurlah aku hari ini

“Oppa,masa pembantu mu ini bilang kau pergi sejam yang lalu,sungguh pembantu yang KURANGAJAR!!” Kata Hara berlari kecil ke junhyung sambil menyenggol bahu ku dan memeluk tangan junhyung manja,cihh dasar wanita jalang!!

“YA!! Aku bukan pembantunya tapi aku CALON ISTRI nya!! Camkan itu!!” Ujar ku sambil melipat tangan layaknya orang sombong,aku merasa menang saat mengatakan itu..

“HAHAHAHA,calon istri?apakau tak salah? Seorang Junhyung akan menikah dengan wanita dekil seperti mu? Aaduhhh sungguh tak masuk akal” Ledek Hara

“Kau bisa tanya sendiri pada Junhyung,Junhyung-ah benarkan kita akan menikah?” Tanyaku sambil tersenyum licik kearah hara.

“Molla,kau hanya CALON,pernikahan kita bisa saja batal” Kata Junhyung dingin,singkat,tenang,dan tentu menyakitkan.

“tap..tapi kan orang tua kita su..sudah-“

“Itu bisa kubatalkan,bahkan kalau kau mau sekarang bisa ku suruh mereka untuk membatalkan pernikahan kita dan menyuruh mereka pulang.” Ujar junhyung santai sambil menatap sinis kearah ku,dan kalian tau ini menyakitkan sekali..bahkan sayatan gergaji pun tak bisa mengalahkan sakit nya ini.

“Kau dengar kan Kim Hyuna? Junhyung itu akan menikahnya bersama ku bukan dengan mu” Sindir Hara lagi dan ini benar benar membuatku tak kuat lagi,kuatkan hati mu Hyuna jangan menangis di depan wanita jalang ini,kau tidak lemah Hyuna. Ingat Hyuna kau tidak lemahhh!!

“Kau…..”

“AAAUUUWWW..HYUNA  LEPASKAN” Teriak Hara merintih kesakitan karna ku jambak rambut jeleknya..

“Kekanak kanakan sekali kau Hyuna” Ujar Junhyung santai sambil melepaskan tangan ku di rambut Hara dengan kasar

“AUUWWW,tak kan ku maaf kan kau Hyuna” Bentak Hara keras sembari mengelus ngelus rambutnya

“Aku sama sekali tak berniat meminta maaf pada mu yojea mura-“

“MINTA MAAF PADANYA!! CEPAT!!” Bentak Junhyung menyuruhku meminta maaf pada hara. Kim Hyuna meminta maaf pada Hara? Itu baru tak masuk akal.

“Shiero!!” Bantah ku

“Aku bilang minta maaf sekarang!!” Kata Junhyung lagi

“AKU TAK MAU!!!!!” Bentak ku sambil memasang wajah sinis

“What the f-“

“AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!!”

Belum sempat Junhyung melanjutkan kata kata nya aku sudah menginjak keras kaki Hara dan langsung pergi,aku yakin kaki nya akan memar.

“HYUNA!!” Teriak Junhyung langsung mengejarku. Aku bersembunyi di belakang pintu kamar mandi,aku berharap dia tak menemukan ku.

“Jakcpot” Kata Junhyung menemukan ku dan langsung menarik kasar tangan ku dan mengunci pintu kamar mandi. Dan aku benar benar ketakutan setengah mati!!

Junhyung mendorongku ke dinding kamar mandi dengan kencang,menahan tanganku di tembok dan mendempetkan badan nya kebadan ku,bisa ku rasakan lagi Juniornya mengenai miss v ku.

“Cepat keluar dan minta maaf!!”suruh Junhyung

“Aku T I D A K mau!!” Kata ku memberikan penekanan di kata TIDAK nya

“Ahhhhhh” Desah ku karna Junhyung semakin mendempetkan dirinya pada diriku dan kalian perlu tau,Junior Junhyung semakin menempel di vagina ku.

“Kenapa kau mempermainkan aku Junhyung? Brengsek kau jun- ahhh..ammm..ahhss..oohhmm” Desahku saat junhyung memasukan tangannya ke celana ku dan mengelus ngelus vagina ku. Ahhh aku tak tahan,ingin ku dorong dirinya tapi sentuhannya membuatku menyerah.

“Jun..ahhh,lep..ahhhssskan aku ahhh” Desahku karna sudah tak tahan. Aku tau apa yang dia rencanakan. Kalau aku semakin terbuai dalam permainannya aku pasti akan di manfaatkan.

“Ne,ne aku..ahmmm..shh..ahhh min..ahhta maaf padany..aaaaaahhh” Kataku sambil mendesah,lalu Junhyung mengeluarkan tangannya dari celana ku dan berhenti mengelus vaginaku.

Aku pun membuka kuncinya tapi junhyung menarik ku dan memeluk ku. Dia berbisik pada telinga ku “kau kabur lihat nanti apa yang ku lakukan” kata junhyung membuat ku bergidik ngeri. Segeraa ku dorong junhyung dan keluar dari kamar mandi.

Kulihat hara sedang mengelus ngelus kaki nya sambil menangi karna tadi ku injak.

“Cih dasar cengeng” Ucapku pelan

“HYUNA!! SIALAN KAU!! LIHAT KAKI KU INI MEMAR,KAU TAU BETAPA SAKITNYA INI HUAA..HIKK..HIKK,LIHAT KAKI PUTIHKU MENJADI BIRU” Bentak Hara

“Oh” Jawab ku dingin dan tak mau menatap nya karna aku sama sekali tak merelakan mata ku yang indah melebihi berlian ini melihat wanita jalang seperti hara.

“Huaaaaaaaaaaaa Junhyunggggggg…..” Teriak hara sambil menangis

“YA!! Kau berisik sekali,dasar manja. Dengarkan aku okey,aku tidak mau memperpanjang  masalah dan sekarang aku minta MAAF” Kataku dan tentu memberikan penekannan pada kata maaf nya

“Kau bisa bisanya –“

“Banyak omong” Ujarku langsung pergi meninggalkan Hara,tapi kemana perginya Junhyung?

­___o___

Keesokan Harinya

@School

Perlu kalian ketahui,hari ini aku berangkat sekolah bersama Junhyung.

Sampaiku di sekolah ku turun dari mobil junhyung. Memasuki kelas bersama junhyung dan ada anak baru dikelas ku,ohhh jadi itu anak baru yang disebut sebut berwibawa.

“Anyeong,aku Hyunseung pindahan dari Busan senang bertemu dengan mu” Kata dengan nya ramah memperkenalkan diri pada ku

“Ne anyeong,aku Hyuna” Ujarku singkat dan dia (hyunseung) duduk di sebelah ku.

Bel masuk pun berbunyi. Shin songsaenim pun datang dan menyuruh hyunseung maju kedepan. Yakalian pasti tau apa yang akan di lakukan hyunseung jika dia pertama masuk sekolah dan di suruh maju kedepan.
———–

Istirahat sekarang waktunya istirahat.

“Emmm Hyuna mau kau ke kantin dengan ku? Aku belum tau kantin dimana” Kata Hyunseung masih dengan nada yang ramah. Ahhh padahal kan aku mau mengajak Junhyung.

“Ya tentu” kata ku singkat

Aku pun keluar kelas dan melirik junhyung sedikit dan tampaknya dia menatapku dengan tatapan membunuhnya,apa dia cemburu? Semoga saja dia cemburu.

Junhyung POV

‘Sialan anak baru itu,membawa Hyuna seenaknya’ Gerutu ku dalam hati

“Junhyung-ah,apa yang harus kita lakukan lagi sekarang? Bagaimana jika Hyuna terus bersama Hyunseung? Posisimu di hati Hyuna mungkin bisa tersingkirkan” Kata Hara dan itu sangat berhasil membuatku gerregetan. Ahh iya aku yakin pasti kalian tak tau kalau Hara ini saudara ku dan aku bekerja sama dengan Hara ingin mengetahui apakah Hyuna mencintaiku atau tidak,agak licik memang hehehe..

“Andweeeeee!!”Teriakku di kelas dan semua orang di kelas tampaknya takut

“Yaudah makanya ayo sekarang kita ke kantin dan buat kericuhan di sana” Usul hara dan tanpa basa basi aku pergi ke kantin

@Cannnten

Kulihat Hyuna dan Hyunseung sedang makan samgyupsal,ahh Hell!

Kulangkahkan kaki ku menuju tempat mereka duduk,and Hara memeluk tangan ku karna kita masih bersekongkol.

“Hyuna-ah kau gagal merebut junhyung dari ku dan sekarang anak baru ini menjadi target mu kah? Kau akan memuaskan nya juga? Oww kalau memang sudah wanita murahan pasti bakal tetap saja menjadi wanita mur-“

“Shut Up!” Kata Hyunseung memotong pembicaraan Hara

“You new classmate? Berani kau membentak yeojachingu ku? Kau….” Bersiap ku meninju perutnya tapi Hyuna menghalangi ku,Damn!

“Cukup Jun cukup,dan kau hara buanglah mulut mu ke tempat sampah,karna kau dan mulutmu itu sama sama kotor!! Ayo Hyunseung kita pergi saja dari sini lagi pula di sini ada manusia KOTOR!!” Ujar Hyuna dengan nada penuh penekanan di setiap kata kata nya. Hyuna menarik Hyunseung untuk bersiap pergi tapi aku menarik pergelangan tangannya dan menariknya aga berhadapan kembali dengan ku.

“Nugu? Siapa yang kau sebut manusia Kotor? Neo Jugoshipeo?” Kataku dengan nada kasar,tidak tega memang tapi inilah cara satu satunya agar dia mengakuinya.

“Wae? Kau selalu membela hara? Aku Tunangan mu dan kau sekalipun tak pernah bersikap baik padak, Kau mau membunuhku? Memukul ku atau kau mau me-“

Kutarik Hyuna dan membawanya pergi ke bawah pohon yang biasanya.

Hyuna POV

“Wae? Kau selalu membela hara? Aku Tunangan mu dan kau sekalipun tak pernah bersikap baik padak, Kau mau membunuhku? Memukul ku atau kau mau me-“ Kata kata ku terpotong saat menariku menjauh dari canteen dan aku yakin dia akan membunuh ku di bawah pohon itu.

Junhyung mendorongku agar menempel pada pohon itu dan mendekatkan badannya pada badan ku,dan bisa ku rasakan nafasnya yang penuh amarah.

“kau mau membunuhku sekarang? Ayo bunuh saja aku sekarang agar pernikahan kita batal dan kau bisa menikah denganHara dan HIDUP BAHAGIA sepperti di dongeng” Kata ku getir sambil menggigit bibir bawahku dan mataku mulaimenghangat,ok dan sekarang sudut mataku sudah mengeluarkan air mata kesedihan.

“JANGAN KAU DEKATI HYUNSEUNG!!” Ujar Junhyung itu lebih tepat di sebut berteriak

“Wae? Apa kau cemburu? Kenapa aku tak boleh mendekati Hyunseung sedangkan kau selalu bersama Hara? Kau kira aku tak cemburu kau kira aku tak-“

Lagi lagi kata kataku terpotong,tapi ini karna dia melumat ganas bibirku. Junhyung melumat kasar bibirku,manghisap bibir bawahku,menjilat permukaan bibirku,melumat kuat bibir atasku,menelusupkan lidahnya kedalam mulut ku untuk memancing lidahku agar bermain bersama lidahnya tapi aku hanya diam saja sambil menitikan airmata ku.

Junhyung berhenti melumat bibir ku lalu sekarang dia menatapku dan aku pun menatapnya.
“Karna kau miliku jadi aku takakan membiarkan mu di rebut oleh siapapun” Kata Junhyung dan itu membuat jantungku berdetak 1000x lebih cepat. Dia menghapus airmata ku dengan ibu jarinya dan menjilat permukaan bibirku lalu pergi.

“Hiks..hiks JUNHYUNG SARANGHAE hiks..hiks” Ujarku lalu menjatuhkan diri ku,lalu menangis sekencang kencangnya,memukul tanah yang pasti tidak akan balik memukulku. Junhyung mengapa kau membuatku gila??

“Nado” Ujar seorang pria

“Junhyung” Kataku getir dan Junhyung membangun kan ku

“Jangan kau dekati dia lagi atau kau akan menerima akibatnya” Ujar Junhyung dengan tatapan menyelidik

‘lalu akupun mau kau tak mendekati hara,aku mau itu. Apakau bisa jika tak bersama hara?’ deham ku dalam hati dan mulai berjalan di samping Junhyung menuju kelas

@class

“Hyuna kau tidak apa apa kan?” Khwatir hyunseung sambil memegang megang pundak ku

“Ahh Hyunseung-sshi aku tidak apa apa” Kataku menenag kan dia,sambil melirik kearah Junhyung dan benarsaja sekarang Junhyung mengeluarkan tatapan membunu nya,ahh aku benar benar takut.

“Jangan sentuh wanitaku” Ujar Junhyung lantang dan benarkah apayang dia katakan,Wanitaku? Aku kah yang dia maksud ‘wanitaku’?

Hyunseung pun melepaskan tangannya dari pundak ku. “Aiss Jinjja? Kau ini kenapa dingin sekali”Cibir Hyunseung dan aku yakin junhyung mendengarkannya tapi tak menghiraukannya.

TRIIING

Bel pulang pun berbunyi.

“Ayo pulang” Ajak junhyung tapi pada Hara bukan pada ku,aisshh Junhyung Sialan!!

Kupandang Junhyung dan Hara dengan tatapan dingin dan Junhyung melihat ku dan sudut bibirnya terlihat tertarik seperti senyum evil.

“Aishhh dasar,Hyuna sudahlah kita pulang bersama saja” Tawar Hyunseung dan sepertinya itu bukan ide yang buruk.

#OTW

Aku pulangbersama Hyunseun dengan berjalan kaki dan sambil bercanda,Hey! Ternyata dia orangnya seru juga.

“Hahahaha kau itu lawak sekali Hyunseung” puji ku dan Hyunseung tersipu malu

“Oiya,eomma ku tadi nitip belanjaan,ahh Hyuna aku mohon antarkan aku yayaya” Ujar hyunseung sambil memohon mohon

“Kajja” Kataku mantap

Aku pun mulai berbelanja,ini tidak sulit hanya membeli sabun cair dan shampoo.

“Aaaaa gomawo hyuna,aku akan mengantarkan mu pulang sekarang,kajja”

“emmm” sahutku sambil mengangguk

10 menit berlalu akhirnya aku sampai di rumah err lebih tepatnya rumah junhyung.

“Gomapta” Kataku sambil membungkukkan badan

Aku pun mau masuk kedalam tapi Hyunseung menariku dan memeluku,aku terkaget memelototkan mataku.Cukup lama Hyunseung memeluk ku!

“Lepaskan atau KUBUNUH kau sekarang juga” Suara Junhyung mengagetkan ku dan Hyunsng melepaskan pelukannya

“Mmmm Junhyung ka…kau baru dat..ang” Ucapku tergagap

Tanpa menjawab Junhyung menarik kasar tanganku,menariku masuk kedalam rumah lalu mengncinya,dan sekarang menariku kedalam kamar lalu mengunci kamarnya dan melemparku ke tempat tidur lalu menindihku.

“Kau ingat apa yang aku katakan? Kau akan tau akibatnya”

“Mi..mianhae Jun aku han-“

“mpphhhhh”

-Yang sudi comment silangkan comment^^~
-Yang nunggu apayang akan dilakukan Junhyung silahkan akat tangan #plax
-Pokoknya jangan lupa Read+Like+Comment+Kriting dan Saran^^♥